Perbaikan Jembatan Selungai oleh dua Desa yaitu Long Uro dan Lidung Payau

Daerah Apau Kayan yang memiliki akses jalan saat ini masih belum tersentuh oleh aspal di karenakan sangat jauh dari pusat kota daerah Apau Kayan terletak di Provinsi Kalimantan Utara Kabupaten Malinau Kecamatan Kayan Selatan Adapun Desa – desa bagian pelosok yang jauh dari kesejahteraan Masyarakat terutama akses jalan yang, masih jalan tanah yang penuh lumpur dan licin ketika hujan akan sangat sulit untuk dilalui oleh masyarakat.
Adapun jalan satu – satunya yaitu jalan poros yang bisa ditempuh oleh masyarakat Desa Long Uro dan Lidung Payau menuju Pusat Kecamatan jauh, waktu tempuh 1 Jam dari Desa Lidung Payau. Oleh karena itu, timbul inisiasi bersama untuk membuka jalan baru, tujuannya agar mempermudah akses jalan, sehingga durasi waktu menjadi 30 menit.
Pada Juni 2025, maka dibangun bersama jembatan Selungai secara gotong - royong oleh 4 Desa yaitu Metulang, Long Ampung, Long Uro, dan Lidung Payau, dengan memanfaatkan sumber daya alam seperti pohon untuk menjadi tiang dan lantai jembatan. Jembatan yang dibangun tersebut tidak bertahan lama karena bahan kayu yang tidak kuat sehingga ketahanan kurang dari setahun, mulai rusak pada bulan April 2026.
Jembatan Selungai dibangun kembali pada bulan 08 Juli 2026, dibuat secara gotong royong 2 Desa, Desa Long Uro dan Desa Lidung Payau, Pembangunan jembatan selesai dikerjakan dan dapat digunakan mulai Rabu, 15 Juli 2026.
Harapan Masyarakat agar kami tetap diperhatiakn oleh pemerintah pusat maupun pemerintah kabupaten agar jalan poros menuju ke kota serta ke kampung tetangga bisa di aspal dikemudian hari agar kedepannya masyarakat boleh menggunakan jalan yang mulus menjadi perubahan besar salah satunya untuk meningkatkan ekonomi Masyarakat dan dengan Pembangunan jembatan selungai juga sebagai bentuk kerja sama Masyarakat dua Desa demi kebaikan Bersama serta kelancaran akses jalan menuju kecamatan.

