Musim Panen Padi telah tiba (Majau), Petani di Desa Lidung Payau bersuka cita padi melimpah

Majau merupakan tradisi panen padi setiap satu tahun sekali mulai bulan februari hingga selesai di Desa Lidung Payau. Seperti tahun-tahun sebelumnya, kegiatan panen padi menjadi momen yang dinantikan oleh para petani setempat. Meskipun teknologi pertanian semakin berkembang, di Desa Lidung Payau masih banyak petani yang setia menanam padi sebagai komoditas utama di Desa Lidung Payau.
Di Desa Lidung Payau masih mempertahankan tradisi bertanam padi. Sebagian besar petani di Desa Lidung Payau mengandalkan padi gunung maupun padi sawah tadah hujan, mengingat kondisi geografis Lidung Payau yang dikenal dengan tanah suburnya. Maka demikian, semangat para petani tidak pernah surut. Warga tetap berusaha mengolah lahan dengan sebaik mungkin untuk menghasilkan padi berkualitas.
Musim panen juga menjadi momen kebersamaan bagi warga Desa Lidung Payau.. Tradisi Semuyun atau gotong royong dalam memanen padi masih sering dilakukan. Warga saling membantu untuk memastikan proses panen berjalan lancar. Setelah panen, biasanya diadakan syukuran sebagai bentuk rasa terima kasih kepada Tuhan atas hasil yang diperoleh.
Dengan hasil panen yang melimpah, para petani di Desa Lidung Payau berharap agar kesejahteraan semakin meningkat dan juga berharap agar generasi muda mau melanjutkan tradisi bertani agar sektor pertanian di daerah ini tetap lestari. Musim panen di Desa Lidung Payau tidak hanya menjadi bukti ketahanan pangan lokal, tetapi juga simbol kegigihan dan semangat gotong royong masyarakat Lidung Payau. Semoga hasil panen tahun ini membawa berkah dan kesejahteraan bagi seluruh petani di Desa Lidung Payau.
Oleh : sophia erjam